Meningkatkan Kemampuan Mengenal Bentuk Geometri Dengan Penerapan Metode Kooperatif Teknik Mencari Pasangan Berbantuan Media Bergambar TK Mutiara Bunda Bangkinang

Authors

  • Ulfira Ulfira Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
  • Joni Joni Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
  • Moh Fauziddin Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
  • Yenda Puspita Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
  • Amin Yusi Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

DOI:

https://doi.org/10.31004/edp.v3i3.169

Keywords:

Kemampuan Mengenal Bentuk Geometri, Metode Kooperatif Teknik Mencari Pasangan, Media Bergambar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan mengenal bentuk geometri pada anak kelompok A di TK Mutiara Bunda Bangkinang. Hasil observasi awal menunjukkan bahwa sebagian besar anak belum mampu mengenal, menyebutkan, membedakan, dan mengelompokkan bentuk-bentuk geometri sederhana sehingga diperlukan suatu metode pembelajaran yang menarik dan sesuai dengan karakteristik anak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan mengenal bentuk geometri melalui penerapan metode kooperatif teknik mencari pasangan (Make a Match) berbantuan media bergambar pada anak kelompok A TK Mutiara Bunda Bangkinang. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus, setiap siklus terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 15 anak yang terdiri atas 7 anak laki-laki dan 8 anak perempuan. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, dokumentasi, dan catatan lapangan. Analisis data dilakukan secara kualitatif dan kuantitatif melalui perhitungan persentase untuk mengetahui peningkatan kemampuan anak pada setiap siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode kooperatif teknik mencari pasangan berbantuan media bergambar mampu meningkatkan kemampuan mengenal bentuk geometri anak. Peningkatan tersebut terlihat dari meningkatnya keaktifan, antusiasme, serta kemampuan anak dalam mengenal, menyebutkan, membedakan, dan mengelompokkan bentuk-bentuk geometri. Persentase ketuntasan kemampuan anak meningkat dari 51% pada Siklus I menjadi 79,8% pada Siklus II sehingga telah melampaui indikator keberhasilan yang ditetapkan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan metode kooperatif teknik mencari pasangan (Make a Match) berbantuan media bergambar efektif dalam meningkatkan kemampuan mengenal bentuk geometri pada anak kelompok A di TK Mutiara Bunda Bangkinang.

References

Afni, N., dkk. (2021). Pengembangan Media Pembelajaran Untuk Memfasilitasi Pengenalan Bentuk Geometri. Jurnal PAUD Agapedia, 5(1), 45-55.

Ali, M. (2021). Strategi Pembelajaran Aktif dan Kooperatif di Era Modern. Bandung: Alfabeta.

Ananda, R., & Rizki, M. (2024). Aspek Psikologis dalam Pembelajaran Kooperatif Anak Usia Dini. Jakarta: Rajawali Pers.

Curran, L. (2024). Active Learning Strategies for Early Childhood Education: The Power of Make a Match. San Juan Capistrano: Kagan Cooperative Learning.

Delpartelmeln Pelndildilkan Nasilonal. (2017). Peldoman Pelmbellajaran Bildang Pelngelmbangan Filsilk Motorilk dil Taman Kanak-kanak. Jakarta: Dilrjeln Managelmeln Pelndildilkan Dasar dan Melnelngah.

Elant, S. (2017). Media Visual dalam Pembelajaran Anak Usia Dini: Teori dan Praktik. Jakarta: Prenada Media.

Fathurrohman, M. (2015). Model-Model Pembelajaran Inovatif: Alternatif Desain Pembelajaran yang Menyenangkan. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.

Gardner, H. (2019). Multiple Intelligences: New Horizons in Theory and Practice. New York: Basic Books.

Hartanto, W., & Kumalasari, D. (2022). Analisis pembelajaran geometri di PAUD: Studi kasus di Kota Semarang. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(2), 145-158.

Hidayah, N. (2022). Penerapan Model Make A Match dalam Mengenal Geometri. Jurnal Pendidikan Anak, 11(2), 130-142.

Huda, M. (2014). Model-model Pengajaran dan Pembelajaran: Isu-isu Metodis dan Paradigmatis. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Huda, M. (2023). Model-Model Pengajaran dan Pembelajaran: Isu-Isu Metodis dan Paradigmatis (Edisi Revisi). Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Johnson, D. W. (2021). Cooperative learning: The foundation for active learning. In S. H. McLeod & J. D. Leighton (Eds.), The Cambridge handbook of active learning and active learning classrooms (pp. 45-66). Cambridge University Press.

Junita, S. (2024). Meningkatkan Kemampuan Bentuk Geometri Menggunakan Metode Make A Match. Journal of Management Education, 8(1), 22-34.

Juwita, R., dkk. (2019). Analisis Kemampuan Mengenal Bentuk Geometri pada Anak Usia Dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(1), 135-143.

Khadijah. (2020). Metodologi Penelitian Pendidikan Anak Usia Dini. Medan: Perdana Publishing.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2018). Pedoman Penilaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini. Jakarta: Direktorat Pembelajaran dan Peserta Didik.

Khodijah, N. (2023). Metodologi Penelitian Pendidikan: Strategi dan Analisis Data dalam Konteks Pembelajaran. Palembang: Rafah Press.

Kusnandar. (2022). Langkah Mudah Penelitian Tindakan Kelas sebagai Pengembangan Profesi Guru. Jakarta: Rajawali Pers.

Lestari, K. W. (2011). Konsep Matematika untuk Anak Usia Dini. Jakarta: Direktorat Pembinaan PAUD.

Lie, A. (2010). Cooperative Learning: Mempraktikkan Cooperative Learning di Ruang-Ruang Kelas. Jakarta: Grasindo.

Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1992). Analisis Data Kualitatif: Buku Sumber Tentang Metode-Metode Baru. Jakarta: UI Press

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2018). Pedoman Penilaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini. Jakarta: Direktorat Pembelajaran dan Peserta Didik.

Nurjanah, W. (2021). Upaya Meningkatkan Kemampuan Kognitif Anak Usia Dini pada Materi Mengenal Bentuk Geometri melalui Penerapan Model Make a Match. Jurnal Riset Tindakan Indonesia, 6(1), 45-52.

Nurlaily, V. A., & Soejadi, R. (2020). Kemampuan pengenalan bentuk geometri anak usia 4-5 tahun di TK se-Kabupaten Sleman. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 4(1), 1-11

Palincsar, A. S. (2021). Social constructivist perspectives on teaching and learning. In L. Corno & E. M. Anderman (Eds.), Handbook of educational psychology (3rd ed., pp. 177-192). Routledge.

Putri, V. L., & Lestari, A. (2021). Efektivitas Metode Kooperatif Tipe Make a Match dalam Pembelajaran Geometri di PAUD. Jurnal Golden Age, 5(1), 12-21.

Putri, A., & Wahyuni, T. (2021). Efektivitas Manajemen Waktu dalam Model Pembelajaran Kooperatif. Jurnal Pendidikan Modern, 6(2), 45-53.

Putri, D. A., & Winata, K. (2023). Kerja Sama Tim dalam Teknik Mencari Pasangan untuk Melatih Kemampuan Bersosialisasi. Jurnal PAUD Agapedia, 7(2), 88-98.

Qosmedia, R. (2019). Analisis Data Kualitatif: Teori dan Aplikasi dalam Penelitian Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara.

Ramadhani, F. (2021). Meningkatkan Aktivitas Belajar melalui Cooperative Learning. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(1), 210-221.

Rukminingsih, dkk. (2022). Metodologi Penelitian Pendidikan: Penelitian Kuantitatif, Penelitian Kualitatif, Penelitian Tindakan Kelas. Yogyakarta: LaksBang Pressindo.

Rusman. (2018). Model-Model Pembelajaran: Mengembangkan Profesionalisme Guru (Edisi Revisi). Jakarta: Rajawali Pers.

Sari, R. P. (2020). Peningkatan Kemampuan Mengenal Bentuk Geometri melalui Penggunaan Media Konkret pada Anak Usia Dini. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 14(1), 12-24.

Sari, D. P., et al. (2023). Pengembangan Media Kartu Visual dalam Pembelajaran Geometri Anak Usia Dini. Jurnal Inovasi Pendidikan PAUD, 9(1), 102-115.

Slavin. Robert. 2011. Psikologi Pendidikan Teori dan Praktik. Jakarta: Indeks

Slavin, Robert E. (2015). Cooperative Learning: Theory, Research, and Practice. (Edisi ke-3 atau cetakan terbaru). Boston: Allyn & Bacon.

Sugita, I. W. (2023). Metode Pembelajaran Kooperatif: Transformasi Keaktifan dan Interaksi Sosial di Kelas. Bali: Nilacakra.

Sumanto, Kusumawati, H., & Aksin, N. (2008). Gemar Matematika 6: Penyajian Materi Terpadu untuk SD/MI Kelas VI. Jakarta: Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional.

Suprijono, A. (2024). Cooperative Learning: Teori dan Aplikasi PAIKEM. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Susanto, A. (2012). Perkembangan Anak Usia Dini: Pengantar dalam Berbagai Aspeknya. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

Suyadi. (2010). Psikologi Belajar Pendidikan Anak Usia Dini. Yogyakarta: Pedagogia

Suyanto, S. (2005). Dasar-Dasar Pendidikan Anak Usia Dini. Yogyakarta: Hikayat Publishing. Jakarta: Grasindo.

Tondok, M. S., Suryanto, S., & Ardi, R. (2024). Building Bridges in Diverse Societies: A Meta-Analysis of Field Experimental Cooperative Learning Studies on Intergroup Relations in Educational Settings. Societies, 14(11), 221.

Triharsono, A. (2013). Permainan Kreatif Pendidikan Anak Usia Dini. Jakarta: Prenada Media Group.

Tumurang, H. J. (2024). Metodologi Penelitian Pendidikan: Pendekatan Praktis dan Aplikatif. Bandung: Alfabeta

Wahyudi, & Damayanti. (2005). Program Pendidikan untuk Anak Usia Dini di Prasekolah Islam. Jakarta: Grasindo.

Wahyuni, S., & Rahma, A. (2019). Pengaruh Interaksi Sosial dan Kerja Sama terhadap Perkembangan Kognitif Anak dalam Memahami Bentuk. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(1), 115-123.

Wasik, Barbara A. (2008). Pendidikan Anak Usia Dini, Menyiapkan Anak Usia Tiga, Empat, dan Lima Tahun Masuk Sekolah. Jakarta: Indeks.

Zayrin, A A et al. (2025). Pengembangan Instrumen Evaluasi Pembelajaran dalam Pendidikan Anak Usia Dini. Jakarta: Bumi Aksara.

Downloads

Published

2026-07-31

How to Cite

Ulfira, U., Joni, J., Fauziddin, M., Puspita, Y., & Yusi , A. (2026). Meningkatkan Kemampuan Mengenal Bentuk Geometri Dengan Penerapan Metode Kooperatif Teknik Mencari Pasangan Berbantuan Media Bergambar TK Mutiara Bunda Bangkinang. Journal of Exploratory Dynamic Problems, 3(3), 326–341. https://doi.org/10.31004/edp.v3i3.169

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >>