Upaya Meningkatkan Kemampuan Mengenal Lambang Bilangan Melalui Permainan Mencari Pasangan Pada Kelompok B TK Kasih Ibu
DOI:
https://doi.org/10.31004/edp.v3i3.154Keywords:
Kemampuan Mengenal Lambang Bilangan, Permainan Mencari Pasangan, Anak Usia DiniAbstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan mengenal lambang bilangan pada anak Kelompok B TK Kasih Ibu. Permasalahan tersebut ditunjukkan dengan masih banyaknya anak yang belum mampu menyebutkan, mengurutkan, mengenali, dan mencocokkan lambang bilangan dengan jumlah benda secara tepat karena proses pembelajaran masih didominasi metode konvensional yang kurang melibatkan anak secara aktif. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan mengenal lambang bilangan melalui penerapan permainan mencari pasangan pada anak Kelompok B TK Kasih Ibu. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kemmis dan McTaggart yang terdiri atas empat tahapan, yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus, dan setiap siklus terdiri atas dua kali pertemuan. Subjek penelitian adalah 12 anak Kelompok B TK Kasih Ibu. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan dokumentasi, sedangkan analisis data dilakukan secara kualitatif dan kuantitatif dengan menghitung persentase perkembangan kemampuan mengenal lambang bilangan berdasarkan kategori Belum Berkembang (BB), Mulai Berkembang (MB), Berkembang Sesuai Harapan (BSH), dan Berkembang Sangat Baik (BSB). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan permainan mencari pasangan dapat meningkatkan kemampuan mengenal lambang bilangan anak secara signifikan. Pada tahap prasiklus, kemampuan anak masih didominasi kategori Belum Berkembang (BB) sebesar 33%, Mulai Berkembang (MB) sebesar 43%, Berkembang Sesuai Harapan (BSH) sebesar 17%, dan Berkembang Sangat Baik (BSB) sebesar 7%. Setelah tindakan pada Siklus I, terjadi peningkatan dengan persentase BB 5%, MB 13%, BSH 70%, dan BSB 12%. Peningkatan semakin optimal pada Siklus II, yaitu BB 0%, MB 8%, BSH 8%, dan BSB 84%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa sebagian besar anak telah mencapai kategori Berkembang Sangat Baik (BSB), sehingga indikator keberhasilan penelitian telah tercapai. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa permainan mencari pasangan efektif digunakan untuk meningkatkan kemampuan mengenal lambang bilangan pada anak Kelompok B TK Kasih Ibu
References
Amalia, A., Kurnia, A., Hidayat, H., Islam, U., Sunan, N., & Djati, G. (2024). Hubungan antara aktivitas merobek kertas dengan kemampuan motorik halus anak usia dini. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 4(1), 199–236.
Bafadal, U., Ilyas, S. N., Musi, M. A., Makassar, U. N., & Merdeka, K. (2024). Strategi guru dalam implementasi Kurikulum Merdeka untuk mengembangkan literasi anak usia dini. Jurnal Inovasi Pendidikan Dan Teknologi Informasi, 5(2), 242–254.
Eka, M. (2020). Pengaruh Permainan Puzzle Terhadap Kemampuan Mengenal Lambang Bilangan Pada Anak Usia Dini. Journal of Primary Education, 1(1), 29–40.
Fadlilah, U., & Ngabekti, S. (2018). The Adiwiyata School’s Role in the Development of Character Caring for the Environment (A Case Study at the Junior High School 6 Tuban). Journal of Innovative Science Education, 7(1), 53–61. http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/jise
Gea, A., Fajar, R., Zega, W., Studi, P., Kristen, P., Usia, A., Tinggi, S., & Ekumene, T. (2025). Metode Pembelajaran Kreatif dalam Pendidikan Anak Usia Dini. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(1).
Gilar, G. (2017). Peningkatan Kemampuan Mengenal Lambang Bilangan 1-10 Melalui Media Balok Cuisenaire Pada Anak Usia 4-5 Tahun Di Tk At-Toyyibah. Junal Pendidikan Dasar, 1(1), 92–105.
Hazyimara, K., Septria, W., & Suwarni, D. (2023). Peran Sentral Guru dalam Pendidikan Karakter di Era Digital. Jurnal Studi Keagamaan Islam, 1(3), 50–57.
Lubis, Z., Ariani, E., Segala, S. M., & Wulan, W. (2023). Pendidikan Keluarga Sebagai Basis Pendidikan Anak. Jurnal Pendidikan Dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(2), 92–106. https://doi.org/10.56832/pema.v1i2.98
Masamah, U. (2017). Strategi Pengembangan Kemampuan Numerik Anak Usia Dini. ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal, 5(1), 123. https://doi.org/10.21043/thufula.v5i1.2353
Neni Isnaeni, & Dewi Hildayah. (2020). Media Pembelajaran Dalam Pembentukan Interaksi Belajar Siswa. Jurnal Syntax Transformation, 1(5), 148–156. https://doi.org/10.46799/jst.v1i5.69
Nurcahyanti, A. D., Kusuma, D. F., Cahyaningtyas, A. I., Sari, L., & Sakulpimolrat, S. (2024). Analisis Strategi Pengembangan Mutu Pendidikan Anak Usia Dini di PAUD Islam Makarima Kartasura. Jurnal Raudhah, 12(2), 124–142.
Nuryanto, S. (2016). Dongeng Sebagai Pendidikan Anti Korupsi Pada Anak Usia Dini. Jurnal Ilmiah Pendidikan PraSekolah Dan Sekolah Awal, 1(1), 2528–004.
Pratiwi, W. (2017). Konsep Bermain Pada Anak Usia Dini. Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 5(2), 106–117.
Samta, S. R., Lili Mulyani, & Frida Citra Cuacicha. (2023). Urgenitas Peran Orangtua Dalam Psikologi Perkembangan Anak Usia Dini di Era Digital. Jurnal Sentra Cendekia, 4(1), 38–43. http://e-journal.ivet.ac.id/index.php/sc
Saputri, N. A. (2016). Peningkatan Kemampuan Mengenal Lambang Bilangan Melalui Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Mencari Pasangan di Kelompok A TK Nasional Samirono Depok Sleman. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(7), 759–766. https://www.semanticscholar.org/author/Nofiyana-Astifani-Saputri/119128662
Susanto, A. (2019). Pendidikan Anak Usia Dini (P. Bumi & Aksara (eds.)).
Suyadi. (2016). Konsep Dasar PAUD: Pendidikan Anak Usia Dini (Pedagogia. (ed.)).
Umaternate, W., & Mahmud, N. (2020). Penerapan Media Gelas Angka Dalam Pengembangan Kemamp Uan Kognitif Anak Mengenal Lambang Bilangan 1-10. Jurnal Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, 1(10).
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Journal of Exploratory Dynamic Problems

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










