Peningkatan Keaktifan dan Partisipasi Peserta Didik melalui Penerapan Active and Participatory Learning Berbasis Game-Based Learning pada Pembelajaran PJOK Materi Pencak Silat Kelas VII SMP Negeri

Authors

  • Nur Bagus Riono Pendidikan Profesi Guru, Sekolah Pascasarjana Universitas Negeri Malang
  • Rajip Mustafillah Rusdiyanto Pendidikan Profesi Guru, Sekolah Pascasarjana Universitas Negeri Malang
  • Rafi Anggayuh Salman Pendidikan Olahraga Universitas Insan Budi Utomo

DOI:

https://doi.org/10.31004/edp.v3i2.227

Keywords:

Keaktifan Siswa; Partisipasi Pembelajaran; Game-Based Learning

Abstract

Keaktifan dan partisipasi siswa merupakan aspek penting dalam pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK), karena keberhasilan pembelajaran tidak hanya ditentukan oleh penguasaan keterampilan gerak, tetapi juga keterlibatan siswa selama proses pembelajaran berlangsung. Namun, dalam pembelajaran materi passing sepak bola masih ditemukan siswa yang kurang aktif, kurang percaya diri, serta memiliki kesempatan bergerak yang terbatas akibat pembelajaran yang belum sepenuhnya berpusat pada aktivitas siswa. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keaktifan dan partisipasi siswa melalui penerapan strategi Active and Participatory Learning berbasis Game-Based Learning pada pembelajaran PJOK materi passing menggunakan kaki bagian dalam pada permainan sepak bola. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kemmis dan McTaggart yang terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Penelitian dilaksanakan pada siswa kelas VII F SMPN 1 Pakisaji dengan jumlah subjek 30 siswa dan dilaksanakan dalam dua siklus. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, dokumentasi, dan catatan lapangan. Data dianalisis menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dan kualitatif untuk mengetahui peningkatan keaktifan dan partisipasi siswa selama proses pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan strategi Active and Participatory Learning berbasis Game-Based Learning mampu meningkatkan keterlibatan siswa dalam pembelajaran PJOK. Persentase partisipasi aktif siswa meningkat dari 40% pada Siklus I menjadi 50% pada Siklus II, sedangkan aktivitas pasif seperti menunggu giliran mengalami penurunan dari 14% menjadi 6,25%. Selain itu, respon positif siswa terhadap pembelajaran meningkat dari 63,3% pada Siklus I menjadi 83,3% pada Siklus II. Penerapan permainan Zona Passing Challenge memberikan kesempatan yang lebih besar kepada siswa untuk bergerak, bekerja sama, berkomunikasi, dan terlibat secara langsung dalam proses pembelajaran. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa strategi Active and Participatory Learning berbasis Game-Based Learning dapat menjadi alternatif strategi pembelajaran PJOK untuk meningkatkan keaktifan dan partisipasi siswa pada materi passing sepak bola. Strategi ini mampu menciptakan pembelajaran yang lebih aktif, menyenangkan, dan berpusat pada siswa.

References

Bicen, H., & Kocakoyun, S. (2018). Perceptions of students for gamification approach: Kahoot as a case study. International Journal of Emerging Technologies in Learning, 13(2), 72–93. https://doi.org/10.3991/ijet.v13i02.7467

Bonwell, C. C., & Eison, J. A. (1991). Active Learning: Creating Excitement in the Classroom. Washington, DC: George Washington University.

Camacho-Sánchez, R., Manzano-León, A., Rodríguez-Ferrer, J. M., Serna, J., & Lavega-Burgués, P. (2023). Game-Based Learning and Gamification in Physical Education: A Systematic Review. Education Sciences, 13(2), 183. https://doi.org/10.3390/educsci13020183

Chen, C. H., & Yang, Y. C. (2019). Revisiting the effects of project-based learning on students’ academic achievement: A meta-analysis investigating moderators. Educational Research Review, 26, 71–81. https://doi.org/10.1016/j.edurev.2018.11.001

Deterding, S., Dixon, D., Khaled, R., & Nacke, L. (2011). From game design elements to gamefulness: Defining gamification. Proceedings of the 15th International Academic MindTrek Conference, 9–15. https://doi.org/10.1145/2181037.2181040

Dyson, B., & Casey, A. (2016). Cooperative Learning in Physical Education and Physical Activity: A Practical Introduction. London: Routledge.

Ennis, C. D. (2017). Routledge handbook of physical education pedagogies. Routledge Handbook of Physical Education Pedagogies. London: Routledge.

Hastie, P. A., & Casey, A. (2014). Fidelity in models-based practice research in sport pedagogy: A guide for future investigations. Journal of Teaching in Physical Education, 33(3), 422–431. https://doi.org/10.1123/jtpe.2013-0141

Kemmis, S., & McTaggart, R. (1988). The Action Research Planner. Victoria: Deakin University Press.

Kirk, D. (2010). Physical Education Futures. London: Routledge.

Kurniawan, R., & Winarno, M. E. (2021). Pengembangan pembelajaran PJOK berbasis permainan untuk meningkatkan aktivitas belajar peserta didik. Jurnal Pendidikan Jasmani Indonesia, 17(2), 115–124.

Prensky, M. (2001). Digital Game-Based Learning. New York: McGraw-Hill.

Siedentop, D., Hastie, P. A., & van der Mars, H. (2019). Complete Guide to Sport Education (3rd ed.). Champaign, IL: Human Kinetics.

Snyder, A. R., Martinez, J. C., Bay, R. C., Parsons, J. T., Sauers, E. L., & Valovich McLeod, T. C. (2019). Health-related quality of life differs between adolescent athletes and adolescent non-athletes. Journal of Sport Rehabilitation, 28(3), 232–239.

Vygotsky, L. S. (1978). Mind in Society: The Development of Higher Psychological Processes. Cambridge, MA: Harvard University Press.

Downloads

Published

2026-09-04

How to Cite

Riono, N. B., Rusdiyanto, R. M., & Salman, R. A. (2026). Peningkatan Keaktifan dan Partisipasi Peserta Didik melalui Penerapan Active and Participatory Learning Berbasis Game-Based Learning pada Pembelajaran PJOK Materi Pencak Silat Kelas VII SMP Negeri. Journal of Exploratory Dynamic Problems, 3(2), 76–86. https://doi.org/10.31004/edp.v3i2.227