Pengaruh Karakteristik Sosial Ekonomi Peternak Terhadap Pendapatan Tunai Usaha Ternak Babi di Kecamatan Cibal Kabupaten Manggarai
DOI:
https://doi.org/10.31004/edp.v3i4.287Keywords:
karakteristik sosial ekonomi, pendapatan tunai, usaha ternak babi, Kecamatan CibalAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya pendapatan usaha ternak babi dan menganalisis pengaruh karakteristik sosial ekonomi peternak terhadap pendapatan tunai usaha ternak babi di Kecamatan Cibal, Kabupaten Manggarai. Penelitian menggunakan metode survei yang dilaksanakan pada Maret–April 2025. Lokasi contoh ditentukan secara purposive dengan memilih Desa Nenu, Pinggang, Barang, Riung, dan Kelurahan Pagal, sedangkan responden ditentukan secara acak nonproporsional sebanyak 100 peternak. Data primer diperoleh melalui observasi dan wawancara menggunakan kuesioner, sedangkan data sekunder diperoleh dari BPS dan sumber terkait. Analisis data meliputi analisis biaya, penerimaan, pendapatan, korelasi, dan regresi linear berganda dengan transformasi logaritma menggunakan pendekatan fungsi Cobb-Douglas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata penerimaan peternak sebesar Rp3.300.000 per periode pemeliharaan, sedangkan pendapatan tunai rata-rata sebesar Rp2.682.214 per peternak. Komponen biaya operasional meliputi penyusutan kandang Rp64.400, penyusutan peralatan Rp42.690, pakan Rp191.848, dan kesehatan Rp63.500. Hasil korelasi menunjukkan bahwa biaya pakan, biaya kesehatan, biaya penyusutan, dan jumlah ternak yang terjual mempunyai hubungan signifikan dengan pendapatan, sedangkan variabel sosial yang dianalisis tidak menunjukkan hubungan signifikan. Hasil regresi menunjukkan keempat variabel tersebut berpengaruh negatif terhadap pendapatan. Biaya pakan merupakan faktor yang paling dominan dengan koefisien -0,518 dan nilai signifikansi 0,000. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan efisiensi biaya produksi, terutama pakan, kesehatan, dan pengelolaan waktu penjualan, penting untuk meningkatkan pendapatan usaha ternak babi di Kecamatan Cibal.
References
Anes, C. A. A., Massie, M. T., Lumy, T. D. F., Sajow, A. A., & Oroh, F. N. S. (2020). Analisis keuntungan usaha ternak babi di Kecamatan Tomohon Barat Kota Tomohon (Studi kasus pada usaha milik Bapak Okny Mende). Jurnal Zootec, 40(1), 52–61.
Ariningsih, E. (2018). Analisis strategi ekonomi rumah tangga peternak dalam pengelolaan usaha ternak. Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian, 15(1), 45–57.
Benu, F., Luruk, M. Y., Keban, A., & Lole, U. R. (2021). Analisis pemasaran ternak kambing di Kabupaten Sabu Raijua. Jurnal Peternakan Lahan Kering, 3(3), 1665–1673.
Boli, M. Y. S., Lole, U. R., Ratu, M. R. D., & Niron, S. S. (2025). Kaji banding pendapatan usaha ternak babi dan kambing skala rumah tangga di Pulau Adonara, Kabupaten Flores Timur. Jurnal Sains Peternakan, 13(2), 117–124.
Dhae, A., Lole, U. R., & Niron, S. S. (2017). Analisis kelayakan finansial usaha ternak babi di Kabupaten Nagekeo. Jurnal Nukleus Peternakan, 4(2), 147–154.
Ervina, D., Setiadi, A., & Ekowati, T. (2019). Analisis faktor-faktor yang memengaruhi pendapatan usaha ternak sapi perah kelompok tani ternak Rejeki Lumintu di Kelurahan Sumurrejo Kecamatan Gunungpati Semarang. Jurnal Agribisnis, 11(6), 183–201.
Faisal. (2015). Manajemen Usahatani dan Agribisnis. Deepublish.
Gujarati, D. N. (2004). Dasar-Dasar Ekonometrika. Erlangga.
Hartatik, T., Soewandi, B. D. P., Volkandari, S. D., Tabun, A. C., & Sumadi. (2014). Identification genetics of local pigs, Landrace and Duroc based on qualitative analysis. In SUSTAIN. Yogyakarta.
Hastang, & Asnawi. (2014). Analisis keuntungan peternak sapi potong berbasis peternakan rakyat di Kabupaten Bone. Profit, Farmers, Beef Cattle, 1(1), 24–25.
Ilham, N., & Hartono, B. (2007). Ekonomi Peternakan. Pusat Sosial Ekonomi dan Kebijakan Pertanian.
Kojo, R. E., Panelewen, V. V. J., Manese, M. A. V., & Santa, N. (2014). Efisiensi penggunaan input pakan dan keuntungan pada usaha ternak babi di Kecamatan Tareran Kabupaten Minahasa Selatan. Zootek, 34(1), 62–74.
Kueain, Y. A., Suamba, I. K., & Putu, U. W. (2017). Analisis finansial usaha peternakan babi (Studi kasus peternakan babi UD Karang di Desa Jagapati, Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung). E-Jurnal Agribisnis dan Agrowisata, 6(1), 96–104.
Matialo, C. C., Elly, F. H., Dalie, S., & Rorimpandey, B. (2020). Pengaruh biaya pakan terhadap keuntungan peternak babi di Desa Werdhi Agung Kecamatan Dumoga Barat. Jurnal ZOOTEC, 40(2), 724–734.
Nainggolan, R. R. (2017). Pengaruh faktor sosial ekonomi peternak terhadap pola pengelolaan sapi perah di Kecamatan Lembang Kabupaten Bandung Barat. Jurnal Ilmiah Wahana Bhakti Praja, 7(2), 127–138.
Notoatmodjo, S. (2012). Promosi Kesehatan dan Perilaku Kesehatan. Rineka Cipta.
Nurlina. (2018). Peran perempuan dalam usaha peternakan rakyat di daerah pedesaan. Jurnal Pembangunan Pedesaan, 6(2), 112–121.
Pardede, S. (2015). Analisis biaya dan keuntungan usaha peternakan babi rakyat di Desa Cigugur Kecamatan Cigugur Kabupaten Kuningan Jawa Barat. Jurnal Universitas Padjadjaran, 3(4), 1–6.
Rasyaf, M. (2005). Beternak Babi Secara Intensif. Penebar Swadaya.
Ratang, F., Umanailo, M. C. B., & Rahim, A. (2020). Analisis pendapatan usaha ternak babi di Kelurahan Awiyo Kota Jayapura. Jurnal Ilmu Peternakan Terpadu, 8(1), 28–35.
Ratang, S. A., Maling, Y., & Mollet, J. A. (2020). Analisis tingkat pendapatan usaha peternak babi di Kelurahan Awiyo Distrik Abepura Kota Jayapura. Jurnal Kajian Ekonomi dan Studi Pembangunan, 7(1), 564–771.
Risna, M., & Lestari, D. (2020). Analisis kontribusi usaha ternak babi rakyat terhadap pendapatan rumah tangga peternak. Jurnal Agripet, 10(1), 78–86.
Rogers, E. M. (2003). Diffusion of Innovations (5th ed.). Free Press.
Rusdiana, & Praharani. (2018). Perbaikan skala usaha sapi potong pada kelompok peternak Malingping dan Hasana di Kabupaten Sukabumi. Jurnal Sosial Ekonomi, 15(1), 58–69.
Sandi, S., & Purnama, P. P. (2017). Manajemen perkandangan sapi potong di Desa Sejaro Sakti Kecamatan Indralaya Kabupaten Ogan Ilir. Jurnal Peternakan Sriwijaya, 6(1), 12–19.
Saptana, & Ashari. (2011). Peran keluarga petani terhadap pengambilan keputusan usahatani. Jurnal Analisis Kebijakan Pertanian, 9(3), 245–259.
Soekartawi. (2003). Teori Ekonomi Produksi dengan Pokok Bahasan Analisis Fungsi Cobb-Douglas (Cetakan ke-3). PT Raja Grafindo Persada.
Soekartawi, Soeharjo, A., Pollon, J. L., & Hardaker, J. B. (2011). Ilmu Usahatani dan Penelitian untuk Pengembangan Petani Kecil. UI Press.
Soeparno. (2009). Ilmu Nutrisi dan Makanan Ternak. Gadjah Mada University Press.
Sogen, J., Luruk, M. Y., & Keban, A. (2020). Manfaat ekonomi usaha ternak babi program pemberdayaan ekonomi rakyat (PERAK) di daerah Golewa Kabupaten Ngada. Jurnal Sosial Ekonomi Peternakan, 2(1), 91–98.
Sugiyono. (2010). Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Tukan, Y., Deno Ratu, M. R., & Lole, U. R. (2023). Analisis ekonomi rumah tangga usaha ternak babi di Kecamatan Kuwus Kabupaten Manggarai Barat. Jurnal Peternakan Lahan Kering, 4(2), 189–195.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Journal of Exploratory Dynamic Problems

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










