Peran Tokoh Agama Dalam Mengatasi Tren Fomo Pada Remaja Muslim di Desa Sidomoro Kabupaten Musi Banyuasin

Authors

  • Febriana Lola UIN Raden Fatah Palembang
  • Candra Darmawan UIN Raden Fatah Palembang
  • Hartika Utami Fitri UIN Raden Fatah Palembang

DOI:

https://doi.org/10.31004/edp.v3i2.242

Keywords:

peran tokoh agama; FOMO; remaja Muslim; literasi digital; bimbingan keagamaan.

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis peran tokoh agama dalam mengatasi tren Fear of Missing Out (FOMO) pada remaja Muslim di Desa Sidomoro, Kabupaten Musi Banyuasin, serta mengidentifikasi faktor yang menyebabkan munculnya perilaku tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi nonpartisipatif, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas tokoh agama, remaja Muslim, orang tua, dan pengurus kegiatan keagamaan di Desa Sidomoro. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tokoh agama menjalankan peran melalui pendekatan spiritual dan keteladanan, edukasi literasi digital berbasis nilai Islam, pembinaan berkelanjutan, serta penguatan kebersamaan melalui kegiatan alternatif. Pendekatan spiritual diarahkan pada penguatan nilai syukur, qana'ah, pengendalian diri, dan skala prioritas. Edukasi literasi digital dilakukan melalui diskusi mengenai pemilahan informasi dan dampak penggunaan media sosial berlebihan. Pembinaan dilaksanakan secara terjadwal dan disertai evaluasi serta pendampingan personal, sedangkan kegiatan alternatif berupa olahraga, kajian remaja, dan bakti sosial digunakan untuk memperkuat interaksi sosial secara langsung. Faktor penyebab FOMO meliputi kebutuhan akan pengakuan sosial dan kecenderungan membandingkan diri, kurangnya pengawasan keluarga, pengaruh kelompok sebaya, serta minimnya literasi digital-keagamaan. Penelitian ini menegaskan pentingnya kolaborasi tokoh agama, keluarga, dan lingkungan sosial dalam membangun ketahanan remaja menghadapi tekanan tren digital.

References

Aisafitri, L., & Yusriyah, K. (2021). Kecanduan media sosial (FoMO) pada generasi milenial. Jurnal Audience, 4(1), 86–106. https://doi.org/10.33633/ja.v4i01.4249.

Addini, A. (2019). Fenomena gerakan hijrah di kalangan pemuda Muslim sebagai mode sosial. Journal of Islamic Civilization, 1(2), 109–118. https://doi.org/10.33086/jic.v1i2.1313.

Farida, H., Warni, W. E., & Arya, L. (2021). Self-esteem dan kepuasan hidup dengan Fear of Missing Out (FoMO) pada remaja. Jurnal Psikologi Poseidon, 4(1), 60–76. https://doi.org/10.30649/jpp.v4i1.56.

Ginting, E. B., Suwarjo, S., Lumbanbatu, J. S., & Sihotang, D. O. (2023). The relationship between the Fear of Missing Out (FoMO) and social media use in articulating Islamic identity among Muslim millennials. International Journal of Islamic Educational Psychology, 4(2). https://doi.org/10.18196/ijiep.v4i2.18457.

Harahap, M. I., Soemitra, A., & Nawawi, Z. M. (2023). Analysis of the effect of Fear of Missing Out (FOMO) and the use of paylater application on impulse buying behavior: Review of Maqashid Syariah. Manajemen dan Bisnis, 22(2), 67. https://doi.org/10.24123/jmb.v22i2.682.

Husna, S. (2023). Peran Fear of Missing Out (FOMO) dan penggunaan media sosial terhadap artikulasi identitas keislaman pada kalangan milennial Muslim yang mengikuti tren hijrah di Instagram. Jurnal Psikologi Sosial, 21(1), 1–11. https://doi.org/10.7454/jps.2023.03.

Maulidizen, A., Johari, J., Maghfirah, M., Roosiani, A. P., Iman, M. Z., & Rizapoor, H. (2024). The Fear of Missing Out (FOMO) and Islamic consumer ethics: Examining Gen Z behavior through a sharia and moral lens. Madania: Jurnal Kajian Keislaman, 28(2), 307. https://doi.org/10.29300/madania.v28i2.5902.

Maulana, R., & Hariyanto, D. (2024). Tren TikTok: Mengurai perilaku remaja di era digital. CONVERSE Journal Communication Science, 1(1), 55–64. https://doi.org/10.47134/converse.v1i1.2851.

Mahda, M., Erawati, D., & Afifah, N. (2025). Fenomena Joget THR 2025: Eksplorasi budaya populer dan respon keagamaan melalui lensa Alfred Schutz. Maharsi, 7(2), 53–67. https://doi.org/10.33503/maharsi.v7i2.1638.

Nurjannah, T. N. A., Selpiana, A., Serena, A., & Ameliya, C. (2023). Peran tokoh agama dalam membina akhlak remaja di Kelurahan Talang Benih Curup. Jurnal Ilmiah Research Student, 1(2), 192–204. https://doi.org/10.61722/jirs.v1i2.176.

Pratiwi, A. R., & Kaloeti, D. V. S. (2018). Hubungan antara Fear of Missing Out (FoMO) dengan kecenderungan kecanduan media sosial pada remaja. Jurnal Empati, 7(3), 160–167.

Przybylski, A. K., Murayama, K., DeHaan, C. R., & Gladwell, V. (2013). Motivational, emotional, and behavioral correlates of Fear of Missing Out. Computers in Human Behavior, 29(4), 1841–1848. https://doi.org/10.1016/j.chb.2013.02.014.

Revalyna Natasya Sara Aomo, R. N., Tataung, K., Saroinsong, T., & Moninggir, I. (2025). Pelayanan pastoral responsif: Menjawab kecemasan Fear of Missing Out (FOMO) pada Generasi Z. ATOHEMA: Jurnal Teologi Pastoral Konseling, 2(4), 26–37. https://doi.org/10.70420/atohema.v2i4.139.

Soraya, I. (2023). Aplikasi Thread 'Fomo' sebagai budaya imitasi dalam perspektif studi etnografi. AL-MIKRAJ Jurnal Studi Islam dan Humaniora, 4(1), 844–855. https://doi.org/10.37680/almikraj.v4i1.4177.

Downloads

Published

2026-09-12

How to Cite

Lola, F., Darmawan, C., & Fitri, H. U. (2026). Peran Tokoh Agama Dalam Mengatasi Tren Fomo Pada Remaja Muslim di Desa Sidomoro Kabupaten Musi Banyuasin. Journal of Exploratory Dynamic Problems, 3(2), 235–242. https://doi.org/10.31004/edp.v3i2.242