Upaya Meningkatkan Kemampuan Mengenal Warna Melalui Media Pasir Warna Pada Kelompok B Di RA Ridho Ilahi
DOI:
https://doi.org/10.31004/edp.v3i3.151Keywords:
Kemampuan Mengenal Warna, Media Pasir Berwarna, Anak Usia DiniAbstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya kemampuan anak dalam mengenali, menyebutkan, dan mengelompokkan warna pada anak Kelompok B di RA Ridho Ilahi sehingga diperlukan media pembelajaran yang lebih menarik dan menyenangkan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan dan mengetahui peningkatan kemampuan mengenal warna anak melalui media pasir berwarna. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan dukungan data kuantitatif melalui Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 15 anak Kelompok B usia 5–6 tahun di RA Ridho Ilahi. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan dokumentasi, sedangkan analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif dalam bentuk persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan mengenal warna anak mengalami peningkatan pada setiap siklus. Pada tahap prasiklus, kategori Berkembang Sangat Baik (BSB) masih sebesar 0%. Setelah diberikan tindakan pada Siklus I, persentase BSB meningkat menjadi 50%, kemudian meningkat secara signifikan pada Siklus II menjadi 82,30%. Peningkatan tersebut terlihat pada kemampuan anak dalam menyebutkan, menunjuk, mengelompokkan, dan mencocokkan warna dengan tepat. Selain itu, penggunaan media pasir berwarna juga meningkatkan keaktifan, konsentrasi, dan antusiasme anak selama proses pembelajaran. Dengan demikian, media pasir berwarna efektif digunakan untuk meningkatkan kemampuan mengenal warna pada anak usia dini.
References
Adiningsih, V. E., & Syafrina, R. (2019). Peningkatan Motorik Halus Anak Melalui Kegiatan Merobek Kertas Pada Anak Usia 5-6 tahun TK Negeri 2 Samarinda. Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Anak Usia Dini, 04(02).
Ali, A. M. H., Fauziah, P. Y., & Latif, M. A. (2023). Eksplorasi Lingkungan dalam Pembelajaran Anak di Lembaga PAUD. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(5), 5575–5584. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i5.5181
Amalia, A., Kurnia, A., Hidayat, H., Islam, U., Sunan, N., & Djati, G. (2024). Hubungan antara aktiviras merobek kertas dengan kemampuan motorik halus anak usia dini. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 4(1), 199–236.
Aminuyati. (2017). Manajemen Satuan Pendidikan Anak Usia Dini. Jurnal Pendidikan Sosiologi Dan Humaniora, 8(1), 8–22.
Ariani1, I., Lubis, R. N., Sari, S. H., Fransisca, Y., & Nasution, F. (2022). Perkembangan Motorik Pada Anak Usia Dini. Jurnal Pendidikan Dan Konseling, 4(6), 1349–1358. https://journal.universitaspahlawan.ac.id/index.php/jpdk/article/view/10444/8008
Azizah, A. N., Muslihin, H. Y., Rahman, T., Guru, P., Anak, P., Dini, U., Indonesia, U. P., & Halus, M. (2022). Efektifitas peningkatan motorik halus pada anak usia dini melalui media kolase. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(1), 69–77.
Fabiana Meijon Fadul. (2019). Hakikat Perkembangan Motorik Anak (Universitas Terbuka (ed.)).
Mutia, M., & Siska, A. (2023). Psikoedukasi Melalui Kegiatan 3 M (Mewarnai, Merobek, Dan Menempel) Untuk Meningkatkan Kreatifitas Pada Anak Paud / TK IT Fathiyyah Plaju Palembang. Jurnal Pengabdian Mandiri, 2(3), 935–938.
Ni, Putu, C. (2022). Praktik Menstimulasi Perkembangan Motorik Anak Usia Dini Melalui Kegitan Menempel dan Menggunting. Jurnal Pendidikan Masyarakat, 01(02), 195–205.
Rahma. (2022). Peningkatan Kemampuan Motorik Halus Melalui Kegitan Menggunting dan Menempel. Journal Damhil Education, 2, 8–15. https://doi.org/10.37905/dej.v2i1.1321
Rahman, U. (2019). Karakteristik Perkembangan Anak Usia Dini. Jurnal Ilmu Tarbiyah Dan Keguruan, 12(1), 46–57. https://doi.org/10.24252/lp.2009v12n1a4
Raihana. (2018). Urgensi sekolah paud untuk tumbuh kembang anak usia dini. Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 1(1), 17–28.
Ramadhani, N. R., Asti, S. W., & Amriani, S. R. (2024). Pengaruh Kegiatan Menggambar , Merobek , Menempel ( 3M ) Terhadap Keterampilan Motorik Halus. Journal of Community Empowerment, 5(2), 409–414.
Saniyya, P. H. (2021). Perkembangan Fisik Motorik Anak Usia Dini Melalui Kegiatan Kolase. Journal Early Childhood, 5(2), 130–141.
Sidabutar, R. R., & Siahaan, H. (2019). Peningkatan Motorik Halus Anak Usia Dini melalui Pemanfaatan Media Daun dalam Kegiatan Pembelajaran. Journal of Islamic Early Childhood Education, 2(1), 39–47. https://doi.org/10.32505/atfaluna.v2i1.930
Suyadi. (2019). Teori Pembelajaran Anak Usia Dini. PT Remaja Rosdakarya.
Thamrin, M., Ali, M., Pendidikan, P., Paud, P. G., & Pontianak, F. U. (2021). Peningkatan kemampuan motorik halus melalui kegiatan mengisi pola gambar dengan sobekan kertas berwarna pada anak usia 5-6 tahun. Jurnal Pendidikan, 5(1), 1–11.
Wilis, Y. E. (2024). Pengaruh Penggunaan Media Simpai ( Hulahoop ) Terhadap Peningkatan Koordinasi Gerak Mata Dan Tangan Pada Anak Usia 5-6 Tahun Di TK Dharma Wanita Pelem. Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran, 2(1), 133–139.
Yulianto, D., & Awalia, T. (2017). Meningkatkan Kemampuan Motorik Halus Melalui Kegiatan Montase Pada Anak Kelompok B Ra Al-Hidayah Nanggungan Kecamatan Prambon Kabupaten Nganjuk Tahun Pelajaran 2015/2016. Pinus, 2(2), 118–123.
Zahrati, M. (2015). Peningkatan Kemampuan Motorik Halus Anak Melalui Kegiatan Menempel Di Kelompok A TKIT Aulia Bekasi Utara. Jurbal Merdeka Belajar, 2(1), 1–6.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Journal of Exploratory Dynamic Problems

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










