Penggunaan Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) Sebagai Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Bagi Siswa Kelas III SDN 004 Sungai Besar
DOI:
https://doi.org/10.31004/edp.v1i1.50Keywords:
Model PBL, Hasil Belajar, MatematikaAbstract
Penelitian ini dilatar belakangi oleh masih rendahnya hasil belajar matematika siswa Kelas III SDN 004 Sungai Besar Kabupaten Kuantan Singingi. Telah dilaksanakan penelitian tindakan kelas III SDN 004 Sungai Besar Kabupaten Kuantan Singingi dengan tujuan meningkatkan hasil belajar matematika melalui model pembelajaran Problem Based Learning (PBL). Pembelajaran selama ini berlangsung secara konvensional, hal ini mengakibatkan hasil pembelajaran belum maksimal sesuai dengan harapan. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan selama dua siklus dengan setiap siklus dua kali pertemuan. Setiap kali pertemuan proses pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL). Sebagai alat pengumpul data adalah tes hasil belajar dan lembar kerja siswa dengan langkah-langkah perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi, evaluasi dan refleksi untuk setiap siklus. Hasil belajar siswa mengalami peningkatan dari siklus pertama ke siklus kedua dengan ditandai adanya peningkatan hasil evaluasi belajar siswa setiap siklus. Hasil belajar siswa mengalami peningkatan dengan rata-rata 75,39 menjadi 83,27. Peningkatan nilai rata-rata dari siklus I dan siklus II yaitu sebesar 8 poin. Selain itu peningkatan ketuntasan klasikal juga terjadi sebesar 33,33%. Oleh karena itu penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dapat meningkatkan Hasil Belajar Matematika Kelas III SDN 004 Sungai Besar.
References
Aisyah, (2011). Perbedaan Problem Based Learning dan Problem Solving. http://susantojk.blogspot.com/2011/07/problem-based-learning- dan-problem.html. Diakses tanggal 28 Januari2021.
Andayani. 2015. Problema dan Aksioma dalam Metodolagi Pembelajaran Bahasa Indonesia. Yogyakarta: Deepublish
Kemendikbud, (2014). Materi Pelatihan Implementasi Kurikulum 2013. Jakarta: Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Kebudayaan dan Penjaminan Mutu Pendidikan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Mahmudah, Rifa Atul. 2011. “Pembelajaran Matematika Materi Dimensi Tiga dengan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Numbered Heads Together (NHT) Berpandu pada Fase-Fase Pembelajaran Model Van Hiele pada Peserta Didik SMA Negeri 1 Randudongkal”. Skripsi tidak diterbitkan. Semarang: Program Sarjana Strata-1 Universitas Negeri Semarang. (Online), (http://lib.unnes.ac.id, diakses 30 Januari2021.
NCTM.(2000). Principles and standars for school mathematics. Reston, VA: NCTM.
Permendikbud Nomor 22 Tahun 2016 tentang Standar proses pendidikan dasar dan menengah. 2016 Jakarta: BSNP
Slavin, E. R. (2006).Cooperative learning : Theory, research and practice (2nd ed). London: Allyn and Bacon.
Susanto, Ahmad. 2013. Teori Belajar & Pembelajaran di Sekolah Dasar. Jakarta: Kencana Prenadamedia Group.
Trianto. (2009). Mendesain Model Pembelajaran Inovatif Progresif Konsep dan Landasan Implementasinya pada Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). Jakarta: Kencana.
Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional No.20 Tahun 200. 2003. Jakarta: Sekretaris Negara Republik Indonesia.










