Pengaruh Ketebalan Mulsa Organik Kirinyuh (Chromolaena odorata) Terhadap Kandungan Nutrisi Rumput Mulato (Brachiaria hybrid cv. Mulato) Pada Panen Kedua

Authors

  • Atri A. Lote Universitas Nusa Cendana
  • Edi D. Sulistijo Universitas Nusa Cendana
  • Herayanti P. Nastiti Universitas Nusa Cendana

DOI:

https://doi.org/10.31004/edp.v3i4.279

Keywords:

Brachiaria hybrid cv. Mulato, Kirinyuh (Chromolaena odorata), Lemak Kasar Mulsa, Protein Kasar, Serat Kasar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ketebalan mulsa organik kirinyuh
(Chromolaena odorata) terhadap kandungan protein kasar, serat kasar dan lemak kasar rumput
mulato (Brachiaria hybrid cv. mulato) pada panen kedua. Telah di laksanakan di lahan Lapangan
Laboratorium Fakultas Peternakan, Kelautan dan Perikanan Universitas Nusa Cendana Kupang.
Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan menggunakan Rancangan Acak
Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 4 ulangan sehingga terdapat 16 unit percobaan.
Perlakuan yang di uji adalah ketebalan mulsa organik kirinyuh yang terdiri dari Mo=tanpa mulsa
(perlakuan kontrol), M1=ketebalan mulsa 1 cm (520 gram/0,5625m2), M3=ketebalan mulsa 3
cm (1560 gram/0,5625m2), M5=ketebalan mulsa 5 cm (2600 gram/0,5625 M2). Variabel yang
diteliti adalah kandungan Protein Kasar, Serat Kasar dan Lemak Kasar. Data dianalisis dengan
sidik ragam (ANOVA). Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa kandungan Protein Kasar (%)
M0=13,28, M1=11,35, M3=12,66, M5=11,77, Serat Kasar (%) M0=19,76, M1=21,37,
M3=20,84, M5=20,07, Lemak Kasar (%) M0=5,93, M1=5,31, M3=4,94, M5=5,62. Berdasarkan
hasil analisis ragam (ANOVA), ketebalan mulsa organik kirinyuh (Chromolaena odorata)
berpengaruh tidak nyata (P>0,05) terhadap kandungan protein kasar (PK), Lemak Kasar (SK)
dan Serat Kasar (SK) pada tanaman rumput mulato (Brachiaria hybrid cv.Mulato) panen kedua.
Kesimpulan dari penelitian ini adalah penambahan mulsa organik kirinyuh (Chromolaena
odorata) dengan ketebalan hingga 5 cm menghasilkan kandungan protein kasar, serat kasar dan
lemak kasar yang relative sama pada rumput Mulato (Brachiaria hybrid cv. Mulato) pada
pemanenan kedua

References

Damanik, Junaidi. 2009. Pengaruh Pupuk Hijau Kirinyuh (Chromolaena odorata

L . )

Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Jagung. Universitas Sumatra Utara. Medan. Tugas

Akhir. USU

El-beltagi, H. S., Basit, A., Mohamed, H. I., Ali, I., Ullah, S., Kamel, E. A. R., Shalaby, T. A.,

Ramadan, C. M. A., Alkhateeb, A. A., dan Ghazzawy, H. S. 2022. Mulching as a

Sustainable Water and Soil Saving Practice in Agriculture: A Review. 1–31.

Fan, M., Li, Q., Zhang, E., Liu, Q., and Wang, Q. 2019. Effects of mulching on soil CO 2 fluxes,

hay yield and nutritional yield in a forage maize field in Northwest China. September,

–7. https://doi.org/10.1038/s41598-019-50475-8

Hanafi, N. D. 2004. Perlakuan Silase dan Amoniasi Daun Kelapa Sawit sebagai Bahan Buku

Pakan Ternak Skripsi. USU Digital Library, Medan.999

Haryanti, N.W. 2009. Ilmu nutrisi dan Makanan Ternak Ruminansia. Universitas Indonesia,

Jakarta.

Harista, F.I., dan Soemarno, S. 2017. Sebaran status bahan organik sebagai dasar Perkebunan

Nusantara X, Djengkol-Kediri. Jurnal Tanah dan Sumberdaya Lahan, 4(2), 2549–9793

Hasanah, N., dan Setiawan, A. 2020. Efek media dan cahaya terhadap kandungan karbohidrat

dan protein pada kultur jaringan tanaman hortikultura. Jurnal Biologi dan Bioteknologi

Tropis, 18(3), 245–253.

Hutabarat, H. H., Rusmarini, U. K., dan Yuniasih, B9///. 2024. Pengaruh Penggunaan Macam

Mulsa dan Berbagai Ketebalan Mulsa terhadap Pertumbuhan Gulma dan Pertumbuhan

Bibit Kelapa Sawit di Pre Nursery. AGROFORETECH, 2(3), 1104–1109

Kaur, C., Kapoor, H. C., dan Arora, A. 2011. Influence of environmental conditionson

biochemical composition and antioxidant activity of plants in vitro. Plant Cell, Tissue

and Organ Culture, 105(3), 403–410.

Kearl, L.C. 1982. Nutrition Requirement of Ruminant in Developing Countries. Utah State

University Logah. USA

Manurung, W. K., dan Suminarti, N. E. 2019. Pengaruh Mulsa pada Pertumbuhan dan Hasil

Tiga Varietas Stroberi (Fragaria Sp.). Jurnal Produksi Tanaman, 7(3), 552–558.

Mayun, I. A. 2007. Efek Mulsa Jerami Padi dan pupuk Kandang Sapi terhadap Pertumbuhan dan

Hasil Bawang Merah Di Daerah Pesisir. J. Agroteknologi, 2 (1): 7-15.

Mcllroly, J. 1997. The Enduring Alliance Trade Unios AndThe Making Of New Labour. British

Journal of Industrial Relations, London

Minggo, F. P., Osa, D. B., Temu, S. T., Nastiti, H. P. 2024. Pengaruh Ketebalan Mulsa Organik

Kirinyuh (Chromolaena odorata) terhadap Kandungan Ndf, Adf, dan Selulosa Rumput

Gajah Mini (Pennisetum purpureum cv mott). Jurnak Agricultura. 2(1), 374–381.

Mulyatri. 2003. Peranan Pengolahan Tanah Dan Bahan Organik Terhadap Konservasi Tanah

Dan Air. Jurnal Pertanian, Bandung.

Nenabu, E. S., Manggol, Y. H dan Nastiti, H. P. 2020. “Pengaruh Ketebalan Mulsa Organik Ki

Rinyuh (Chromolaena odorata) Terhadap Kandungan Protein Kasar, Serat Kasar

Dan Mineral Kalsium Rumput Brachiaria Hybrid cv. Mulato Panen Kedua.” Jurnal

Peternakan Lahan Kering 2 (1)

NRC 2001. Nutrient Requirements of Dairy Cattle. Edisi ke-7 (Revised Edition): National

Academy Press. Washington, DC

NRC National Research Council, 2016. Nutrient Requirements of Beef Cattle. Nutrient

Requirements of Beef Cattle Eighth Revised Edition.: National Academies Press.

Washington, DC

Purbajanti, E. D. 2013. Rumput dan Legum Sebagai Hijauan Makanan Ternak. Graha Ilmu.

Yogyakarta.

Samiati., Bahrun, A dan Safuan, L. A. 2012. Pengaruh Takaran Mulsa Terhadap Pertumbuhan

dan Produksi Sawi (Brassica juncea L). Jurnal Agronomi. 2(1):121-125

Saragih, C.W. 2008. Respon Pertumbuhan dan Produksi Tomat (Solanum licopersicum Mill).

Skripsi. Universitas Sumatra Utara. Medan.

Steel, R.G.D. and Torrie, J. H. 1993. Prinsip dan Prosesur Statistik Suatu Pendekatan

Biometrik.Penerbit PT. Gramedia Pustaka Utama, Jakarta.

Suprapto, H., Suhartati, F. M., dan Widiyastuti, T. 2013. Kecernaan serat kasar dan lemak kasar

complete feed limbah rami dengan sumber protein berbeda pada kambing peranakan

etawa lepas sapih. Jurnal Ilmiah Peternakan, 1(3), 938-946.

Trirejeki, K. S., Nastiti, H. P., dan Osa, D. B. 2023. Pengaruh Ketebalan Mulsa Organik Kirinyuh

(Chromolaena odorata) terhadap Kandungan Protein Kasar dan Serat Kasar serta Lemak

Kasar Rumput Gajah Mini (Pennisetum purpureum cv. mott). Jurnal Peternakan Lahan

Kering, 5(2), 221-227.

Windi, Y., Jawang, U. P dan Ndapamuri, M. H. 2022. Uji Kualitas Pupuk Bokasi Kombinasi

Bahan Lokal Daun Tumbuhan Gamal, Kirinyuh dan Lamtoro. Formosa Journal of

Sustainable Research, 1(5), 655–670.

Zhang, M., Li, W., Liu, W., & Zheng, Y. 2024. Rhizosphere microbial community construction

during the latitudinal spread of the invader Chromolaena odorata. BMC Microbiology,

, Article 294. https://doi.org/10.1186/s12866-024-03450

Downloads

Published

2026-10-07

How to Cite

Lote, A. A., Sulistijo, E. D., & Nastiti, H. P. (2026). Pengaruh Ketebalan Mulsa Organik Kirinyuh (Chromolaena odorata) Terhadap Kandungan Nutrisi Rumput Mulato (Brachiaria hybrid cv. Mulato) Pada Panen Kedua. Journal of Exploratory Dynamic Problems, 3(4), 184–194. https://doi.org/10.31004/edp.v3i4.279