Retorika Digital dan Persuasi Publik: Analisis Public Speaking Maudy Ayunda pada Kanal YouTube @MaudyAyunda

Authors

  • Maria Sinaga Universitas Abdurrab
  • Suci Shinta Lestari Universitas Abdurrab
  • M. Hanif Ahda Universitas Abdurrab

DOI:

https://doi.org/10.31004/edp.v3i1.209

Keywords:

Public Speaking, Retorika Digital, Ethos Logos Pathos, Analisis Isi, Maudy Ayunda.

Abstract

Transformasi teknologi komunikasi digital menggeser kultur public speaking dari panggung fisik formal menuju media interaktif di platform digital seperti YouTube. Figur publik memanfaatkannya sebagai sarana persuasi dan konstruksi personal branding. Penelitian ini menganalisis secara kritis keterlibatan pilar Retorika Aristoteles (ethos, logos, pathos) serta performativitas penyampaian (delivery style) Maudy Ayunda pada kanal YouTube @MaudyAyunda. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif berbasis analisis isi kualitatif (qualitative content analysis), data primer diekstraksi dari tiga korpus video representative yang dipilih melalui teknik purposive sampling berdasarkan kriteria durasi tayang dan performa penayangan (video terlama, terbaru, dan terpopuler). Hasil penelitian menunjukkan sintesis retorika digital yang solid: ethos dikonstruksi melalui kredibilitas kualifikasi akademik (Oxford dan Stanford) serta reputasi publik etis sebagai Juru Bicara Presidensi G20 Indonesia; logos diwujudkan dalam pengorganisasian ide yang rasional, terstruktur, dan didukung rujukan literatur populer seperti analisis metode 90-90-1 rule dari buku The 5 AM Club; sementara pathosdibangun lewat penggunaan pro-demokratis kata ganti inklusif "kita", strategi self-disclosure yang artikulatif, serta ekspresi emosional yang hangat. Pengaturan paralinguistik (intonasi dan jeda) serta aksentuasi kinesik yang terukur kian mengukuhkan model public speaking edukatif-inspiratif yang relevan bagi audiens generasi muda.

References

Aisyah, M. (2022). Ethos, pathos, logos dan komunikasi publik: A systematic literature review. Jurnal Darma Agung, 30(3), 442–469.

Akbar, A. (2018). Efektifitas YouTube sebagai media penyebaran informasi studi pada Serambi On TV (Skripsi tidak diterbitkan). Universitas Islam Negeri Ar-Raniry, Banda Aceh.

Andzani, D. (2023). Dinamika komunikasi digital: Tren, tantangan, dan prospek masa depan. Jurnal Syntax Admiration, 4(11), 1964–1976.

Basabasi. (2024). Retorika seni berbicara Aristoteles. Yogyakarta: Basabasi.

Datu, Y. A. (2024). Buku ajar public speaking. Medan: PT Media Penerbit Indonesia.

Dow, B. J. (2015). Historical and critical research in public communication. New York: Routledge.

Dunar, H. (2015). My public speaking. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.

Fahruji, D., & Fahrudin, A. (2023). Pemanfaatan media sosial dalam kampanye politik menjelang Pemilu 2024: Studi kasus tentang akun media sosial partai politik dan politisi. JIKA (Jurnal Ilmu Komunikasi Andalan), 6(2), 118–132.

Firdaus, A. F., Ramdani, S. R. S., & Ramdona, S. S. (2024). Public speaking, pintar komunikasi dalam era 5.0. Jurnal Pengabdian Masyarakat: IJTIMA', 1(2), 69–74.

Fitria, E. M. (2015). Dampak online shop di Instagram dalam perubahan gaya hidup konsumtif perempuan shopaholic di Samarinda. eJurnal Ilmu Komunikasi, 3(1), 1–14.

Hamid, F. (2016). Motif pemilihan metode penelitian dalam penyusunan skripsi (Studi pada mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Mercu Buana Jakarta). Jurnal Ilmu Ekonomi dan Sosial, 5(3), 280–289.

Herrick, J. A. (2017). The history and theory of rhetoric: An introduction (6th ed.). New York: Routledge.

Kaplan, A. M., & Haenlein, M. (2010). Users of the world, unite! The challenges and opportunities of Social Media. Business Horizons, 53(1), 59–68.

Kurniawati, K. (2021). Analisa kemampuan public speaking Najwa Shihab melalui akun Instagram @najwashihab (Skripsi tidak diterbitkan). Universitas Abdurrab, Pekanbaru.

Lucas, S. E. (2019). The art of public speaking (13th ed.). New York: McGraw-Hill Education.

Morissan. (2013). Teori komunikasi: Individu hingga massa. Jakarta: Kencana.

Niam, M. F., et al. (2024). Metode penelitian kualitatif. Jawa Barat: Widina Media Utama.

Priyono, P. E. (2022). Komunikasi dan komunikasi digital. Medan: Guepedia.

Ramdhan, M. (2021). Metode penelitian. Surabaya: Cipta Media Nusantara.

Soraya, I. (2017). Personal branding Laudya Cynthia Bella melalui Instagram (Studi deskriptif kualitatif pada akun Instagram @bandungmakuta). Jurnal Komunikasi, 8(2), 121–138.

Sulaiman, A., & Anisah, N. (2019). Analisis kemampuan public speaking kepala sekolah tingkat SMP Negeri di Kota Banda Aceh. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik, 4(2), 1–15.

Tanjung, A. S. (2023). Analisis teknik riffing public speaking komika Ramos Ambarita dalam menarik minat audiens untuk menonton stand up comedy (Skripsi tidak diterbitkan). Universitas Medan Area, Medan.

Tawaqal, R. S., & Meltareza. (2022). Peran komunikasi digital dalam transformasi public speaking di era modern. Jurnal Media dan Komunikasi, 4(1), 45–56.

Tawaqal, R. S., Poedjadi, M. R., & Silviany, A. E. (2024). Diferensiasi public speaking online di era digitalisasi pasca pandemi Covid-19: Studi kasus pada kalangan dosen di Kota Bandung. MUKASI: Jurnal Ilmu Komunikasi, 3(3), 179–191.

Tinambunan, T. M. (2022). Pemanfaatan YouTube sebagai media komunikasi massa dikalangan pelajar. Jurnal Mutakallimin: Jurnal Ilmu Komunikasi, 5(1), 33–42.

Widiastuti, R. N. (2018). Memaksimalkan penggunaan media sosial dalam lembaga pemerintah. Jakarta: Direktorat Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik.

Yuris, Y. (2016). Metode analisis isi dalam penelitian komunikasi. Jurnal Komunikasi Indonesia, 5(2), 88–97.

Zainal, A. A. (2022). Public speaking cerdas saat berbicara di depan umum. Bandar Lampung: Eureka Media Askara.

Zarefsky, D. (2018). Public speaking: Strategies for success (8th ed.). Boston: Pearson.

Downloads

Published

2026-08-22

How to Cite

Sinaga, M., Lestari, S. S., & Ahda, M. H. (2026). Retorika Digital dan Persuasi Publik: Analisis Public Speaking Maudy Ayunda pada Kanal YouTube @MaudyAyunda. Journal of Exploratory Dynamic Problems, 3(1), 270–279. https://doi.org/10.31004/edp.v3i1.209