Desain Perencanaan Struktur Retaining Wall Menggunakan Aplikasi Plaxis 2D

(Studi Kasus: Jalan Inspeksi Sungai Kali Lahar Jl. Barito Selatan RT.01 RW.07 Kel. Kauman Kec. Kepanjenkidul Kota Blitar)

Authors

  • Galih Ardi Ananda Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik dan Informatika, Universitas Islam Balitar
  • Widha Ardhiansyah Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik dan Informatika, Universitas Islam Balitar
  • Hendrig Sudradjat Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik dan Informatika, Universitas Islam Balitar

DOI:

https://doi.org/10.31004/edp.v3i1.185

Keywords:

Retaining Wall, Plaxis 2D, Stabilitas, Deformasi, Tekanan Tanah, Jalan Inspeksi Sungai Kali Lahar.

Abstract

Retaining wall merupakan salah satu struktur yang digunakan untuk menahan tekanan lateral tanah serta mencegah terjadinya longsoran pada area dengan perbedaan elevasi tanah. Perencanaan retaining wall perlu mempertimbangkan kondisi tanah, beban yang bekerja, stabilitas struktur, serta deformasi yang terjadi. Penelitian ini bertujuan untuk merencanakan struktur retaining wall pada jalan inspeksi Kali Lahar, Kota Blitar, serta menganalisis stabilitas dan deformasi struktur menggunakan metode elemen hingga dengan bantuan aplikasi Plaxis 2D. Data yang digunakan meliputi parameter tanah, geometri struktur, beban tambahan, serta parameter material retaining wall. Analisis dilakukan dengan memodelkan kondisi eksisting dan kondisi setelah pembangunan retaining wall pada Plaxis 2D. Hasil analisis digunakan untuk mengetahui nilai faktor keamanan terhadap stabilitas struktur dan besarnya deformasi yang terjadi akibat pembebanan. Berdasarkan hasil analisis, desain retaining wall dengan tinggi 6,3 m dan beban tambahan sebesar 10 kPa dapat digunakan sebagai alternatif perkuatan pada lokasi penelitian. Hasil pemodelan Plaxis 2D menunjukkan bahwa struktur mengalami deformasi akibat interaksi antara tanah dan struktur, sehingga perlu dilakukan evaluasi terhadap nilai faktor keamanan dan batas deformasi yang diizinkan. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan dalam perencanaan struktur retaining wall yang aman dan sesuai dengan kondisi tanah di lokasi penelitian.

References

Ariyani, D. (2016). Analisis kestabilan dinding penahan tanah tipe rigid wall.

Jurnal Teknik Sipil, 5(2), 20–28.

British Standard Code of Practice CP. (2004). Foundations and Earthworks.

London: British Standards Institution.

Direktorat Jenderal Sumber Daya Air. (2013). Kriteria Perencanaan Bagian KP-

Jakarta: Kementerian Pekerjaan Umum.

Hardiyatmo, H. C. (2014). Mekanika Tanah. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Imam Satyarno. (2015). Perilaku beton mutu tinggi pada struktur balok. Jurnal Beton dan Konstruksi, 7(1), 15–25.

Ishak, M. (2018). Perencanaan dinding penahan tanah terhadap tekanan lateral.

Jurnal Infrastruktur Sipil, 6(1), 12–18.

Kurniarsih, R. (2019). Kajian geoteknik pada perencanaan dinding penahan tanah.

Jurnal Geoteknik Indonesia, 27(1), 10–18.

Kusnan, A. (2017). Analisis tekanan tanah lateral dengan teori Rankine. Jurnal Mekanika Tanah, 9(2), 45–53.

Muhyamin, A. (2016). Faktor keamanan pada analisis stabilitas dinding penahan tanah. Jurnal Teknik Sipil dan Lingkungan, 4(1), 5–12.

Nugraha, A., Santoso, B., & Hidayat, R. (2022). Analisis stabilitas lereng dengan dinding penahan tanah menggunakan Plaxis 2D. Jurnal Teknik Sipil Indonesia, 29(2), 115–124.

Pranata, Y. (2020). Kajian stabilitas dinding penahan tanah terhadap tekanan lateral. Jurnal Infrastruktur, 8(1), 45–53.

Pratama, R. (2021). Pemodelan numerik dinding penahan tanah dengan aplikasi Plaxis 2D. Jurnal Geoteknik dan Lingkungan, 12(3), 67–75.

Pusat Studi Gempa Nasional. (2017). Peta Zonasi Gempa Indonesia. Jakarta: Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

Raka Setiyanto, dkk. (2014). Analisis keamanan bendung terhadap gaya geser dan guling. Jurnal Hidroteknik, 3(2), 55–63.

Setiawan, B. (2024). Analisis kegagalan dinding penahan tanah pada kawasan pemukiman. Jurnal Konstruksi dan Geoteknik, 15(1), 33–41.

SNI 8460:2017. (2017). Persyaratan Perancangan Geoteknik. Jakarta: Badan Standardisasi Nasional.

Suryolelono, L. A. (2018). Karakteristik lereng dan potensi longsor di daerah tropis.

Jurnal Geoteknik Indonesia, 25(1), 1–10.

Tanjung, R. (2016). Jenis-jenis dinding penahan tanah dan aplikasinya. Jurnal Konstruksi Sipil, 8(1), 12–20.

Wahyudi, S., & Fathani, T. F. (2020). Mitigasi bencana longsor melalui rekayasa geoteknik. Jurnal Keteknikan Sipil, 14(2), 89

SNI 2847:2019. (2019). Persyaratan Beton Struktural Untuk Bangunan Gedung dan Penjelasan Sebagai Revisi dari Standar Nasional Indonesia 2847:2013 Persyaratan Beton Struktural Untuk Bangunan Gedung

Downloads

Published

2026-08-11

How to Cite

Ananda, G. A., Ardhiansyah, W., & Sudradjat, H. (2026). Desain Perencanaan Struktur Retaining Wall Menggunakan Aplikasi Plaxis 2D: (Studi Kasus: Jalan Inspeksi Sungai Kali Lahar Jl. Barito Selatan RT.01 RW.07 Kel. Kauman Kec. Kepanjenkidul Kota Blitar). Journal of Exploratory Dynamic Problems, 3(1), 12–21. https://doi.org/10.31004/edp.v3i1.185