Pengaruh Intensitas Aset Biologis, Kepemilikan Publik dan Pertumbuhan Perusahaan Terhadap Pengungkapan Aset Biologis Perusahaan Perkebunan

Authors

  • Miranda Riaula Hamka Program Studi Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Pasir Pengaraian
  • Fefti Yulian Mela Program Studi Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Pasir Pengaraian
  • Nofrianty Program Studi Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Pasir Pengaraian

DOI:

https://doi.org/10.31004/edp.v3i3.171

Keywords:

Biological Asset Intensity, Public Ownership Concentration, Company Growth, Biological Asset Disclosure, PSAK 69

Abstract

This study aims to analyze the effect of biological asset intensity, public ownership concentration, and company growth on biological asset disclosure in plantation subsector companies listed on the Indonesia Stock Exchange during the 2022–2024 period. Biological asset disclosure is an important aspect of financial reporting transparency, particularly following the implementation of accounting standards governing the recognition, measurement, and disclosure of biological assets. This study employed a quantitative approach using a descriptive research design. The samples were selected using a purposive sampling technique, resulting in 19 companies with a total of 57 observations. The data were analyzed using descriptive statistical analysis, classical assumption tests, multiple linear regression analysis, the coefficient of determination (R²), the F-test, and the t-test with the assistance of IBM SPSS software. The results indicate that biological asset intensity has a negative and significant effect on biological asset disclosure, public ownership concentration has no significant effect on biological asset disclosure, and company growth has a negative and significant effect on biological asset disclosure. Furthermore, biological asset intensity, public ownership concentration, and company growth simultaneously have a significant effect on biological asset disclosure.

References

Aditya, M., & Utama, S. (2021). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Luas Pengungkapan Aset Biologis Berdasarkan PSAK 69 pada Perusahaan Agrikultur di Indonesia. Jurnal Akuntansi dan Keuangan Indonesia, 18(2), 145–163.

Amelia, R., & Faisal, F. (2022). Pengaruh Kepemilikan Manajerial, Kepemilikan Publik, dan Ukuran Perusahaan Terhadap Pengungkapan Aset Biologis. Diponegoro Journal of Accounting, 11(2), 1–11.

Andayani, W. (2021). Akuntansi Aset Biologis. Salemba Empat.

Anindya, K. R., & Setyawan, H. (2024). Ukuran Perusahaan, Pertumbuhan Perusahaan, dan Struktur Kepemilikan Sebagai Determinan Pengungkapan Akuntansi Agrikultur. Jurnal Akuntansi dan Auditing, 21(2), 142–158.

Ariyani, L., & Herawaty, V. (2023). Pengaruh Intensitas Aset Biologis, Pertumbuhan Perusahaan, dan Ukuran Perusahaan Terhadap Pengungkapan Aset Biologis dengan Profitabilitas Sebagai Variabel Moderasi. Jurnal Ekonomi Trisakti, 3(1), 1205–1218.

Bachtiar, Y., & Arfan, M. (2022). Pengaruh Kepemilikan Publik dan Pertumbuhan Perusahaan terhadap Pengungkapan Aset Biologis. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ekonomi Akuntansi, 7(1), 45–58.

Badan Pusat Statistik. (2024). Statistik Indonesia 2024. Badan Pusat Statistik.

Balia, S., & Siregar, S. V. (2021). Biological Assets Disclosure and Its Determinants: Evidence from Plantation Companies Listed on the Indonesia Stock Exchange. Journal of Accounting and Strategic Finance, 4(2), 210–226.

Choi, F. D. S., & Meek, G. K. (2010). International Accounting (7th ed.). Pearson Education.

Damanik, J. A., & Purwanto, A. (2022). Pengaruh Kinerja Keuangan, Pertumbuhan Penjualan, dan Konsentrasi Kepemilikan Saham Terhadap Pengungkapan Akuntansi Agrikultur (PSAK 69). Jurnal Akuntansi Bisnis, 15(1), 34–48.

Fadilah, N., & Nugroho, A. (2022). Implikasi Pertumbuhan Perusahaan dan Leverage Terhadap Kebijakan Pengungkapan Sukarela. Jurnal Akuntansi Bisnis dan Publik, 13(2), 112–125.

Fahruddin, A., & Rohman, A. (2023). Analisis Hubungan Keagenan dan Teori Sinyal Terhadap Kebijakan Pengungkapan Sukarela Aset Biologis Subsektor Perkebunan. Journal of Accounting and Auditing, 20(1), 55–71.

Ghozali, I. (2013). Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program IBM SPSS 21. Badan Penerbit Universitas Diponegoro.

Ginting, J. A., & Ginting, S. (2021). Pengaruh Pertumbuhan Perusahaan, Umur Perusahaan, dan Intensitas Aset Biologis Terhadap Pengungkapan Aset Biologis Berdasarkan PSAK 69. Jurnal Akuntansi Korporasi, 3(2), 89–101.

Hasanah, N., & Mutmainah, S. (2022). Akuntabilitas Sektor Agrikultur: Bagaimana Intensitas Aset Biologis dan Struktur Kepemilikan Publik Mendorong Transparansi Laporan Keuangan? Jurnal Riset Akuntansi dan Keuangan, 10(3), 411–424.

Hidayah, N., & Setiawan, T. (2020). Determinan Pengungkapan Aset Biologis pada Perusahaan Agrikultur yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Jurnal Akuntansi dan Auditing Indonesia, 24(1), 34–46.

Hidayat, R. (2023). Analisis Laporan Keuangan Perusahaan Agrikultur. Pustaka Baru Press.

Ikatan Akuntan Indonesia. (2015). Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan No. 69: Agrikultur. Dewan Standar Akuntansi Keuangan.

Kasmir. (2016). Analisis Laporan Keuangan. Rajawali Pers.

Kurniawan, A. (2022). Pengaruh Intensitas Aset Biologis terhadap Pengungkapan Aset Biologis pada Perusahaan Pertanian. Jurnal Akuntansi dan Keuangan, 24(1), 12–25.

Lestari, P., & Wahyudi, S. (2023). Konsentrasi Kepemilikan dan Pengungkapan Informasi dalam Laporan Tahunan. Review Akuntansi dan Bisnis, 5(2), 88–102.

Lubis, A. H., & Situmorang, M. (2023). Determinants of Biological Assets Disclosure in Agribusiness Companies Listed on the Indonesia Stock Exchange. International Journal of Accounting and Finance Studies, 6(1), 45–59.

Marpaung, E. I. (2021). Analisis Implementasi PSAK 69 Agrikultur dan Dampaknya Terhadap Kebijakan Pengungkapan Laporan Keuangan Perusahaan Perkebunan Kelapa Sawit. Jurnal Ilmiah Akuntansi, 5(2), 178–193.

Nugroho, W. A., & Pratama, A. (2022). Pengaruh Struktur Modal, Konsentrasi Kepemilikan Luar, dan Tingkat Pertumbuhan Terhadap Luas Pelaporan Aset Biologis. Review Akuntansi dan Keuangan, 12(1), 76–91.

Pratiwi, D. A. (2022). Dampak Pertumbuhan Perusahaan pada Luas Pengungkapan Sukarela. Jurnal Riset Akuntansi dan Perpajakan, 9(1), 110–124.

Putra, I. G. A., & Wirakusuma, M. G. (2023). Pengaruh Struktur Tata Kelola dan Karakteristik Perusahaan Terhadap Kepatuhan Pengungkapan PSAK 69. E-Jurnal Akuntansi Universitas Udayana, 33(4), 980–995.

Putri, S. A., & Rohman, A. (2023). Pengaruh Karakteristik Perusahaan terhadap Pengungkapan Aset Biologis (Studi Empiris pada Perusahaan Agrikultur yang Terdaftar di BEI). Diponegoro Journal of Accounting, 12(3), 1–15.

Ramadhani, F. S., & Utama, S. (2023). Pengaruh Kepemilikan Publik dan Mekanisme Corporate Governance terhadap Transparansi Laporan Keuangan. Jurnal Riset Akuntansi Kontemporer, 15(1), 56–69.

Rahmawati, E. (2021). Tinjauan Perlakuan Akuntansi Aset Biologis Berdasarkan PSAK 69. Jurnal Akuntansi dan Manajemen, 14(2), 130–145.

Saputra, M. A., & Harahap, R. (2024). Konsentrasi Kepemilikan Saham Publik dan Transparansi Pelaporan Keuangan pada Perusahaan Perkebunan di Indonesia. Review Ekonomi dan Akuntansi, 6(1), 74–89.

Sari, M. P., & Cahyonowati, N. (2021). Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pengungkapan Aset Biologis Berdasarkan PSAK 69. Diponegoro Journal of Accounting, 10(4), 1–12.

Scott, W. R. (2012). Financial Accounting Theory (6th ed.). Pearson Education Canada.

Sembiring, S. B., & Tarigan, J. (2022). Biological Assets Intensity and Ownership Structure as Determinants of Agricultural Accounting Disclosure: A Study After PSAK 69 Adoption. Journal of Economics, Business, and Accountancy Ventura, 25(1), 32–45.

Sugiyono. (2021). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D (Edisi 2). Alfabeta.

Suhardjanto, D., Winarna, J., & Oktaviana, D. (2022). Biological Assets Disclosure: Evidence from Agricultural Companies in Indonesia. Ilomata International Journal of Tax & Accounting, 3(4), 397–407.

Taufik, M., & Ilyas, F. (2022). Intensity, Profitability and Disclosure of Biological Assets of Agricultural Companies. International Journal of Finance & Banking Studies, 11(1), 51–62.

Wardhani, P. M. (2021). Analisis Perlakuan Akuntansi Aset Biologis pada Industri Perkebunan Berdasarkan PSAK 69 Agrikultur. Jurnal Akuntansi dan Manajemen, 1(2), 203–210.

Weston, J. F., & Brigham, E. F. (2011). Dasar-Dasar Manajemen Keuangan (Edisi 11). Erlangga.

Wibowo, D., Mulyono, S., & Kusuma, J. W. (2022). Ekonometrika Dasar: Teori dan Praktik Berbasis SPSS. Penerbit Media Sains Indonesia.

Wulandari, S., & Ekasari, R. (2024). Pengaruh Asimetri Informasi, Pertumbuhan Penjualan, dan Kepemilikan Saham Publik Terhadap Tingkat Transparansi Aset Biologis. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi, 13(1), 12–27.

Yulia, Y., & Rahmawati, D. (2023). Cost and Benefit of Disclosure: Mengapa Perusahaan dengan Intensitas Aset Biologis Tinggi Cenderung Membatasi Pengungkapan PSAK 69? Jurnal Akuntansi Terapan, 7(2), 150–165.

Yurniwati, Rizaldi, A., & Djalius, R. (2018). Determinants of Biological Asset Disclosure in Agriculture Companies Listed in Indonesia Stock Exchange. International Journal of Economics and Financial Issues, 8(2), 1–10.

Zufriya, A., Putri, D. R., & Farida, Y. N. (2020). Pengaruh Intensitas Aset Biologis, Konsentrasi Kepemilikan, dan Profitabilitas Terhadap Pengungkapan Aset Biologis. Jurnal Akuntansi dan Keuangan, 22(1), 55–68.

Zufriya, A. (2023). Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pengungkapan Aset Biologis pada Perusahaan Perkebunan di Indonesia. Jurnal Riset Keuangan, 10(2), 155–170.

Downloads

Published

2026-07-31

How to Cite

Hamka, M. R., Mela, F. Y., & Nofrianty. (2026). Pengaruh Intensitas Aset Biologis, Kepemilikan Publik dan Pertumbuhan Perusahaan Terhadap Pengungkapan Aset Biologis Perusahaan Perkebunan. Journal of Exploratory Dynamic Problems, 3(3), 355–364. https://doi.org/10.31004/edp.v3i3.171