Peningkatan Kreativitas Anak Melalui Kegiatan Menggambar Bebas Pada Kelompok B2 TK Aisyiyah Sumpadang

Authors

  • Miftahul Amalia Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
  • Melvi Lesmana Alim Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
  • Yenda Puspita Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
  • Moh Fauziddin Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
  • Joni Joni Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

DOI:

https://doi.org/10.31004/edp.v3i3.149

Keywords:

Peningkatan Kreativitas Anak, Menggambar Bebas, Penelitian Tindakan Kelas

Abstract

Kreativitas merupakan salah satu aspek perkembangan yang penting untuk dikembangkan sejak usia dini. Namun, berdasarkan hasil observasi awal di TK Aisyiyah Sumpadang, kreativitas anak Kelompok B2 masih tergolong rendah. Kondisi tersebut disebabkan karena kegiatan pembelajaran seni masih bersifat terstruktur, anak cenderung meniru contoh yang diberikan guru, kesempatan untuk mengeksplorasi ide dan imajinasi masih terbatas, serta metode pembelajaran yang digunakan belum memberikan kebebasan berekspresi kepada anak. Oleh karena itu, diperlukan suatu pembelajaran yang mampu memberikan ruang kepada anak untuk mengekspresikan gagasan dan kreativitasnya melalui kegiatan menggambar bebas. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas anak usia 5–6 tahun melalui kegiatan menggambar bebas pada Kelompok B2 TK Aisyiyah Sumpadang. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, dan setiap siklus terdiri atas dua pertemuan. Subjek penelitian berjumlah 14 anak Kelompok B2. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan dokumentasi, sedangkan analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan menggambar bebas mampu meningkatkan kreativitas anak pada setiap siklus pembelajaran. Pada observasi awal, rata-rata kreativitas anak berada pada kategori Belum Berkembang (BB) sebesar 57%, Mulai Berkembang (MB) sebesar 29%, Berkembang Sesuai Harapan (BSH) sebesar 14%, dan belum terdapat anak yang mencapai kategori Berkembang Sangat Baik (BSB). Setelah tindakan diberikan melalui dua siklus, terjadi peningkatan pada seluruh indikator kreativitas, yaitu kemampuan menuangkan ide secara mandiri, menggunakan warna secara variatif, menghasilkan gambar yang berbeda dari teman, serta mampu menceritakan hasil gambar yang dibuat. Pada akhir Siklus II, rata-rata anak telah mencapai kategori Berkembang Sesuai Harapan (BSH) sebesar 35,71% dan Berkembang Sangat Baik (BSB) sebesar 55,36%, sehingga indikator keberhasilan penelitian tercapai. Kebaruan (novelty) penelitian ini terletak pada penerapan kegiatan menggambar bebas yang difokuskan pada empat indikator kreativitas, yaitu kemampuan menuangkan ide secara mandiri, penggunaan warna secara variatif, keaslian hasil gambar, dan kemampuan menceritakan hasil karya pada anak Kelompok B2 TK Aisyiyah Sumpadang. Berbeda dengan penelitian sebelumnya yang umumnya hanya menilai kreativitas secara umum, penelitian ini memberikan pengukuran yang lebih spesifik terhadap perkembangan kreativitas anak melalui indikator tersebut. Kontribusi penelitian ini adalah memberikan alternatif strategi pembelajaran seni yang lebih inovatif, menyenangkan, dan berpusat pada anak sehingga dapat menjadi referensi bagi guru PAUD dalam meningkatkan kreativitas anak usia dini melalui kegiatan menggambar bebas.

References

Afifah Aulia Zayrin et al. (2025). Analisis Instrumen Penelitian Pendidikan ( Uji Validitas Dan Relibilitas Instrumen Penelitian ). Pendidikan , Sosial& Humaniora, 3(2), 780–789.

Agung Nurul Hidayat, E. M. (2019). Meningkatkan Kreativitas Menggambar Anak Melalui Metode Bercerita. Pendidikan Mutiara, 5(1), 1–37.

Aisyah. (2021). Peran Guru Dalam Mengembangkan Kreativitas Anak Usia Dini. Pendidikan Anak Usia Dini Program Studi PG-PAUD Fakultas Pedagogi Dan Psikologi Universitas PGRI Adi Buana Surabaya, 03(02), 46–54.

Anshori, I. Al, Rokhmat, J., & Gunada, I. W. (2019). Penerapan Model Pembelajaran Kausalistik Dalam Meningkatkan Kreativitas Peserta Didik. Jurnal Pendidikan Fisika Dan Teknologi, 5(2), 2–5.

Asti, E. G. (2018). Pengaruh Mental Wirausaha Dan Kreativitas .20(03), 217–226.

Dewi Sartika Ukar, Bahran Taib, B. A. (2017). Analisis Kreativitas Menggambar Anak Melelui Kegiatan Menggambar. Jurnal Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini.

Firda H. Ibrahim, P. P. A. & S. W. L. (2024). Pengaruh 3M ( Menggambar , Merobek , Menempel ) Terhadap Kemampuan Seni Rupa Pada Anak Usia 5-6 Tahun. 04(2), 120–133.

Fauziddin, M. (2016). Penerapan Belajar Melalui Bermain Balok Unit Untuk Meningkatkan Kreativitas Anak Usia Dini. Jurnal Curricula, 1(3), 1-11

Helmi Maulana Santos et al.. (2022). Analisis hasil gambar anak kelas 8 smpn 1 sawahan kabupaten madiun. Seni Rupa, 10(5), 31–39.

Joni et al. (2023). Meningkatkan kemampuan motorik halus melalui kegiatan mewarnai dengan teknik usap abur. Jurnal Pendidikan Tuntas, 1(4), 147–155.

Asmawati, L., Pendidikan, J., Dini, U., Fkip, P., Sultan, U., & Tirtayasa, A. (n.d.). tentang Sistem Pendidikan Nasional Bab I pasal 1 ayat 14 berbunyi : ’’ ilmiah Howard Gardner melalui memahami dunia melalui perkembangan jasmani dan rohani. (4).

Nurheti, Arina, M. A. N. (2019). Pengaruh Kegiatan Menggambar Terhadap Krreativitas Anak Kelompok B Di TK Dharma Wanita. Paud Teratai, 8(3), 1–6.

Nurasyipha, A., Aisyah, A. S., Afrilia, H. A., Haeriska, N., & Mustikaati, W. (2026). Analisis perkembangan kreativitas siswa sekolah dasar melalui kegiatan menggambar berbasis bentuk lingkaran. Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang, 12(2), 305–316.

Putro, J. A. K. Z. (2021). Kunci-Kunci Dalam Pengembangan Kreativitas Anak Usia Dini. Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 5(1), 75–95.

Rara Dini Pebrianty, J. P. (2023). Menggambar sebagai Alternatif Pendekatan Konsepsi Pendidikan Seni Rupa Anak Usia Dini. Pendidikan Anak Usia Dini, 7(1), 536–547. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i1.3696

Safariah, & Fajriati, R. (2023). Peningkatan Kreativitas Siswa Kelas V Sekolah Dasar Dalam Memanfaatkan Barang Bekas Pada Mata Pelajaran SBDP. Jurnal Pengabdian Masyarakat (Pendidikan), 5(2), 60–68.

Suardipa, I. P. (2019). Kajian Creative Thinking Matematis dalam Inovasi Pembelajaran. Purwadita: Jurnal Agama Dan Budaya, 3(2), 15–22. http://jurnal.stahnmpukuturan.ac.id/index.php/Purwadita

Sulastri, N. M. (2019). Upaya Meningkatkan Keterampilan Motorik Halus Anak Usia 5-6 Tahun Melalui Kegiatan Menggambar Bebas. Transformasi, 5(September), 1–124.

Wahyuni, M. (2022). Implementasi Metode Finger Painting di TK Negeri Pembina 3 Pangkalpinang Dalam meningkatkan Kreativitas Anak. Islamic Childhood Education Journal, 1(2), 6–13.

Yuliant, T. R. (2014). Peranan Orang Tua Dalam Mengembangkan Kreativitas Anak Usia Dini ( Studi Kasus Pada Pos PAUD Melati 13 Kelurahan Padasuka Kecamatan Cimahi Tengah ) Pendidikan anak usia dini ( PAUD ) merupakan pendidikan yang sangat fundamental , para pakar berpendapat bah. Empowerment, 4(2252), 11–24.

Fitriani, Dini, Surya Bayu Ansori, P. (2025). Meningkatkan Kreativitas Anak Melalui Aktivitas Menggambar Bebas Pada Anak Kelompok B Di Paud Qolbul Qur’an Ranggagata Kabupaten Lombok Tengah tahun Akademik 2024/2025. Jurnal Program Studi PGMI, 12(September), 166–179.

Nasution, A. P., & Sit, M. (2024). Analisis Teori Jean Piaget dalam Perkembangan Kognitif untuk Anak Usia Dini. 8, 26826–26834.

Oktarina, R., Nasution, S. A., & Yeni, P. (2024). Pavaja : Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Upaya Peningkatan Kreativitas Anak Melalui Kegiatan Melukis Bebas di TK PAUD Harapan Bunda Sungai Talang. Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 6(1), 38–43.

Yeni, P., & Citrowati, E. (2024). Upaya Peningkatan Kreativitas Anak Melalui Kegiatan Menggambar Bebas di TK PAUD Harapan Bunda Sungai Talang. 5, 1959–1964.

Downloads

Published

2026-07-31

How to Cite

Amalia, M., Lesmana Alim, M., Puspita, Y., Fauziddin, M., & Joni, J. (2026). Peningkatan Kreativitas Anak Melalui Kegiatan Menggambar Bebas Pada Kelompok B2 TK Aisyiyah Sumpadang. Journal of Exploratory Dynamic Problems, 3(3), 28–42. https://doi.org/10.31004/edp.v3i3.149