Peningkatan Kemampuan Membaca Permulaan Melalui Metode Struktural Analisis Sintesis Tematik Terpadu Kelas I UPTD SDN 03 Harau Kecamatan Harau Kabupaten Lima Puluh Kota
DOI:
https://doi.org/10.31004/edp.v1i1.13Keywords:
metode struktural analitik sintetik (SAS), hasil belajarAbstract
Penelitian didasari oleh kenyataan dilapangan bahwa kemampuan membaca permulaan siswa kelas I masih mengalami kesulitan, karena masih banyak siswa yang belum bisa membaca, hal ini terlihat dari rendahnya kemampuan membaca siswa. Umtuk mengatasi permasalahan itu salah satu upaya yang dapat dilakukan guru adalah dengan mengunakan metode Structural Analisis Sintesis (SAS) karena metode pembelajaran ini untuk meningkatkan kemampuan membaca permulaan dan untuk mencapai tujuan standar kompetensi, kompetensi dasar agar siswa mampu membaca permulaan yaitu dapat melafalkan huruf, suku kata, dan melafalkan kata secara lancar serta dapat membaca kalimat sederhana. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan membaca permulaan siswa kelas 1 UPTD SD N 03 harau Kecamatan Harau Kabupaten Lima Puluh Kota. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, kuantitatif dan merupakan Penelitian Tindakan Kelas. Dalam penelitian ini peneliti bertindak sebagai praktisi yang melaksanakan proses pembelajaran di kelas. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas 1 UPTD SD N 03 Harau Kecamatan Harau Kebupaten Lima Puluh Kota. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan pada kualitas pembelajaran, ini dapat dilihat dari penilaian RPP siklus 1 pertemuan I yaitu 65,5 %, Siklus I pertemuan II menjadi 79,5% dan siklus II menjadi 81%. Dari segi pelaksanaan, penilaian aktifitas guru siklus 1 pertemuan I yaitu 77 %, Siklus I pertemuan II menjadi 99% dan siklus II menjadi 100%. Penilaian aktifitas siswa siklus 1 pertemuan I yaitu 55 %, Siklus I pertemuan II menjadi 77% dan siklus II menjadi 88%. Dengan demikian pelaksanaan pembelajaran membaca permulaan mengunakan metode SAS dapat meningkatkan kemampuan membaca di kelas I UPTD SD N 03 Harau.
References
Abdulrahman, Mulyono. 2003. Pendidikan Bagi Anak Berkesulitan Belajar. Jakarta: Rineka Cipta.
Ahmadi dkk. 2014 Pengembangan dan Model Pembelajaran Tematik Intregratif. Jakarta: Prestasi Pustaka.
Akhadiah, Sabarti, dkk. 1993. Pembinaan Kemampuan Menulis Bahasa Indonesia. Jakarta : Erlangga
Arikunto, dkk. 2012. Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta: Bumi Aksara
Dalman. 2014. Keterampilan Membaca. PT Raja Gratindo Persada.
Hairuddin, dkk. 2007. Pembelajaran Bahasa Indonesia. Jakarta:Dirjen Dikti
Kemendikbud. 2013. Modul pelatihan implementasi kurikulum 2013 Badan Pengembangan SDM Pendidikan dan Kebudayaan dan Penjamanin Mutu Pendidikan. Kementrian pendidikan dan kebudayaan : Jakarta.
Majid. 2014. Pembelajaran Tematik Terpadu. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya Press.
Rahim, Farida. 2007. Pengajaran membaca di sekolah dasar. Jakarta: Bumi Aksara.
Razak, Abdul. 2005. Membaca Pemahaman, Teori dan Aplikasi Pengajaran, Pekanbaru: Autografi.
Septiani, Wilujeng dkk, 2012 Peningkatan Membaca Permulaan .Jakarta.
Sudirman A.M. 1986. Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar, Jakarta: Rajawali Press.
Sugihartono ,dkk. 2007. Psikologi Pendidikan.Yogyakarta: UNY press.
Trianto. 2011. Model Pembelajaran Terpadu Konsep, Strategi dan Implementasinya Dalam Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP),Jakarta:Bumi aksara.
Zuehdi Darmiyati, 1996/1997 Strategi Meningkatkan Kemampuan Membaca : UNY Pres.










